A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
disetarakan dengan :
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26.
jika:
H-A-R-D-W-O- R- K
8+1+18+4+23+ 15+18+11 = 98%
dan:
K-N-O-W-L-E- D-G-E
11+14+15+23+ 12+5+4+7+ 5 = 96%
maka:
A-T-T-I-T-U- D-E
1+20+20+9+20+ 21+4+5 = 100%
sekarang, berapa yang diberikan oleh love of God:
L-O-V-E-O-F- G-O-D
12+15+22+5+15+ 6+7+15+4 = 101%
kesimpulannya dalam matematika:
ketika hardwork dan knowledge akan membawamu ke arah 100% kemampuanmu, maka attitude akan membuatmu sempurna 100%.
Tapi hanya love-of-god yang akan membuatmu melebihi kemampuan yang ada pada dirimu.
Senin, 05 April 2010
Universitas surabaya kampus hijau(Samurai)
Sejarah Samurai
Dalam catatan sejarah militer di Jepang, terdapat data-data yang menjelaskan bahwa pada zaman Nara (710 - 784), pasukan militer Jepang mengikuti model yang ada di Cina dengan memberlakukan wajib militer9 dan dibawah komando langsung Kaisar. Dalam peraturan yang diberlakukan tersebut setiap laki-laki dewasa baik dari kalangan petani maupun bangsawan, kecuali budak, diwajibkan untuk mengikuti dinas militer. Secara materi peraturan ini amat berat, karena para wakil tersebut atau kaum milter harus membekali diri secara materi sehingga banyak yang menyerah dan tidak mematuhi peraturan tersebut. Selain itu pula pada waktu itu kaum petani juga dibebani wajib pajak yang cukup berat sehingga mereka melarikan diri dari kewajiban ini. Pasukan yang kemudian terbentuk dari wajib militer tersebut dikenal dengan sakimori ( 防人 ) yang secara harfiah berarti "pembela", namun pasukan ini tidak ada hubungannya dengan samurai yang ada pada zaman berikutnya.
Dalam catatan sejarah militer di Jepang, terdapat data-data yang menjelaskan bahwa pada zaman Nara (710 - 784), pasukan militer Jepang mengikuti model yang ada di Cina dengan memberlakukan wajib militer9 dan dibawah komando langsung Kaisar. Dalam peraturan yang diberlakukan tersebut setiap laki-laki dewasa baik dari kalangan petani maupun bangsawan, kecuali budak, diwajibkan untuk mengikuti dinas militer. Secara materi peraturan ini amat berat, karena para wakil tersebut atau kaum milter harus membekali diri secara materi sehingga banyak yang menyerah dan tidak mematuhi peraturan tersebut. Selain itu pula pada waktu itu kaum petani juga dibebani wajib pajak yang cukup berat sehingga mereka melarikan diri dari kewajiban ini. Pasukan yang kemudian terbentuk dari wajib militer tersebut dikenal dengan sakimori ( 防人 ) yang secara harfiah berarti "pembela", namun pasukan ini tidak ada hubungannya dengan samurai yang ada pada zaman berikutnya.
Minggu, 04 April 2010
Universitas surabaya kampus hijau(Gigitan ular berbisa)
Jika tergigit ular berbisa sekali, usahakan jangan bergerak terlalu banyak. Semakin banyak gerak akan semakin mempercepat bisa ular menyebar ke seluruh tubuh. Angkat si sakit dengan usungan. Ikatlah bagian badan tepat di atas luka gigitan dengan sehelai kain. Jangan mengikat terlalu kencang. Segera bawa ke dokter terdekat. Bila jauh dari fasilitas kesehatan/dokter, lakukan sayatan pada luka gigitan baru dengan pisau yg telah bebas kuman, kemudian hisaplah dan ludahkan secepatnya, lakukan beberapa kali.
Catatan: Jangan menyayat atau menghisap luka gigitan yang telah lebih dari 1/2 jam. Menghisap harus dengan mulut yang sehat & tidak ada luka di mulut.
Catatan: Jangan menyayat atau menghisap luka gigitan yang telah lebih dari 1/2 jam. Menghisap harus dengan mulut yang sehat & tidak ada luka di mulut.
Kamis, 01 April 2010
Universitas Surabaya Kampus Hijau (PLANET BARU)
Baru-baru ini, para ilmuwan peneliti ruang angkasa berhasil menemukan sebuah planet baru yang kemudian disebut dengan Super Earth. Planet ini mengorbiti satu bintang dalam jarak 40 tahun cahaya. Di antara sekian banyak planet yang ada yang pernah ditemukan, planet ini merupakan planet yang paling mirip dengan bumi dan paling memungkinkan bagi manusia untuk dapat mengendus atmosfirnya.
Planet ini ditemukan dengan menggunakan proyek MEarth, satu unit perangkat teleskop kecil berbasis di Bumi yang digunakan untuk mendeteksi perubahan dari menit ke menit dari kekuatan cahaya bintang-bintang merah nan redup yang disebut dengan M dwarfs (bintang cebol)
Planet ini dinamai GJ 1214b, planet ini berukuran 2,7 kali planet bumi dengan massa sekita 6,5 kali lebih berat dari pada planet Bumi.
Berdasarkan berat jenisnya, para ilmuwan berpendapat bahwa planet ini berisi 3/4 air likuid dengan inti padat dari besi dan nikel serta atmosfer hidrogen dan helium yang mirip dengan Bumi.
Akan tetapi, dalam hal lain, Planet ini merupakan “binatang kejam yang sangat berbeda” dengan Bumi yang kita tinggali. David Charbonneau mengatakan bahwa pada dasarnya planet ini merupakan sebuah samudra yang luas. Di planet ini tidak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air.
Selain dari pada itu, GJ 1214b lebih panas daripada bumi dan atmosfernya sepuluh kali lebih tebal dibandingkan dengan planet Bumi. Dengan demikian, hal tersebut membuat apapun sulit untuk bisa hidup sebagaimana layaknya di Bumi.
Universitas surabaya kampus hijau(Planet baru)
Baru-baru ini, para ilmuwan peneliti ruang angkasa berhasil menemukan sebuah planet baru yang kemudian disebut dengan Super Earth. Planet ini mengorbiti satu bintang dalam jarak 40 tahun cahaya. Di antara sekian banyak planet yang ada yang pernah ditemukan, planet ini merupakan planet yang paling mirip dengan bumi dan paling memungkinkan bagi manusia untuk dapat mengendus atmosfirnya.
Planet ini dinamai GJ 1214b, planet ini berukuran 2,7 kali planet bumi dengan massa sekita 6,5 kali lebih berat dari pada planet Bumi.
Berdasarkan berat jenisnya, para ilmuwan berpendapat bahwa planet ini berisi 3/4 air likuid dengan inti padat dari besi dan nikel serta atmosfer hidrogen dan helium yang mirip dengan Bumi.
Akan tetapi, dalam hal lain, Planet ini merupakan “binatang kejam yang sangat berbeda” dengan Bumi yang kita tinggali. David Charbonneau mengatakan bahwa pada dasarnya planet ini merupakan sebuah samudra yang luas. Di planet ini tidak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air.
Selain dari pada itu, GJ 1214b lebih panas daripada bumi dan atmosfernya sepuluh kali lebih tebal dibandingkan dengan planet Bumi. Dengan demikian, hal tersebut membuat apapun sulit untuk bisa hidup sebagaimana layaknya di Bumi.
Planet ini ditemukan dengan menggunakan proyek MEarth, satu unit perangkat teleskop kecil berbasis di Bumi yang digunakan untuk mendeteksi perubahan dari menit ke menit dari kekuatan cahaya bintang-bintang merah nan redup yang disebut dengan M dwarfs (bintang cebol).
Selasa, 30 Maret 2010
Rabu, 24 Maret 2010
Universitas surabaya kampus hijau(Anaphalis Javanica vs Leontopodium Alpinum)?????
Pasti sudah sering mendengar nama tanaman edelweiss, atau yang sering disebut-sebut sebagai “bunga abadi”. Anaphalis Javanica lebih popular dengan sebutan edelweiss jawa (Edelweiss javanica). Pertama kali melihat tanaman ini, rasanya unik. Bunga nya kecil-kecil, cantik, dan tak pernah layu. Edelweiss merupakan family dari sunflower. Kata edelweiss berasal dari bahasa Jerman “edel” yang berarti mulia, dan “weiss” yang berarti putih.
Anaphalis Javanica merupakan tumbuhan endemic zona alpine(ngak tau wilayah mana itu)/Montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tanaman ini dapat tumbuh dengan ketinggian 8 meter, dan memiliki batang sebesar kaki manusia(bisa gerak mungkin), walaupun pada umumnya tingginya tidak lebh dari 1 meter. Tumbuhan cantik ini sekarang dikategorikan menjadi tumbuhan langka.
Jangan salah, di Eropa pun ternyata ada juga edelweiss. Nama latin nya adalah Leontopodium Alpinum. Edelweiss jawa termasuk tanaman endemic dan langka, berbentuk semak dengan bungan yang berumpun. Sedangkan edelweiss eropa bunganya tidak berumpun. Akan tetapi dua-duanya mempunyai kesamaan yaitu sama-sama cantik.
Leontopodium Alpinum merupakan salah satu tumbuhan gunung eropa yang terkenal. Nama Leontopodium berarti cakar singa yang berasal dari bahasa Yunani “Leon” (berarti singa) dan “podion” (berarti kaki). Daun dan bunganya ditutupi bulu-bulu putih seperti wool. Tangkai bunga edelweiss dapat tumbuh dari ukuran 3-20 cm menjadi 40 cm. Masing-masing bunga terdiri dari 5-6 kepala bunga kuning kecil (5mm), dikelilingi oleh daun-daun muda menjadi bentuk bintang. Bunga ini akan berkembang antara bulan Juli-September. Tumbuhan ini penyebarannya bervariasi, akan tetapi lebih sering dijumpai di daerah berbatu dengan ketinggian 2000-2900 m.
Tumbuhan ini tidak beracun, bahkan sering dipakai dalam pengobatan tradional untuk mengobati perut dan pernafasan. Bulu-bulu tebal yang muncul merupakan adaptasi dari ketinggian tempat, dan melindungi tumbuhan dari dingin, kering, dan dari radiasi UV. Karena tumbuhan ini tumbuh di daerah yang sulit dijangkau, maka di beberapa Negara bagian alpen, tumbuhan ini dihubungkan dengan pendakian gunung.
Anaphalis Javanica merupakan tumbuhan endemic zona alpine(ngak tau wilayah mana itu)/Montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tanaman ini dapat tumbuh dengan ketinggian 8 meter, dan memiliki batang sebesar kaki manusia(bisa gerak mungkin), walaupun pada umumnya tingginya tidak lebh dari 1 meter. Tumbuhan cantik ini sekarang dikategorikan menjadi tumbuhan langka.
Jangan salah, di Eropa pun ternyata ada juga edelweiss. Nama latin nya adalah Leontopodium Alpinum. Edelweiss jawa termasuk tanaman endemic dan langka, berbentuk semak dengan bungan yang berumpun. Sedangkan edelweiss eropa bunganya tidak berumpun. Akan tetapi dua-duanya mempunyai kesamaan yaitu sama-sama cantik.
Leontopodium Alpinum merupakan salah satu tumbuhan gunung eropa yang terkenal. Nama Leontopodium berarti cakar singa yang berasal dari bahasa Yunani “Leon” (berarti singa) dan “podion” (berarti kaki). Daun dan bunganya ditutupi bulu-bulu putih seperti wool. Tangkai bunga edelweiss dapat tumbuh dari ukuran 3-20 cm menjadi 40 cm. Masing-masing bunga terdiri dari 5-6 kepala bunga kuning kecil (5mm), dikelilingi oleh daun-daun muda menjadi bentuk bintang. Bunga ini akan berkembang antara bulan Juli-September. Tumbuhan ini penyebarannya bervariasi, akan tetapi lebih sering dijumpai di daerah berbatu dengan ketinggian 2000-2900 m.
Tumbuhan ini tidak beracun, bahkan sering dipakai dalam pengobatan tradional untuk mengobati perut dan pernafasan. Bulu-bulu tebal yang muncul merupakan adaptasi dari ketinggian tempat, dan melindungi tumbuhan dari dingin, kering, dan dari radiasi UV. Karena tumbuhan ini tumbuh di daerah yang sulit dijangkau, maka di beberapa Negara bagian alpen, tumbuhan ini dihubungkan dengan pendakian gunung.
Langganan:
Postingan (Atom)




